Are you workaholics?

workaholics

Berkomitmen dan memiliki gairah tinggi terhadap pekerjaan memang bukan hal buruk. Tetapi jika sampai menjadi karyawan yang workaholic, bisa-bisa hal penting lain seperti kehidupan pribadi dan kesehatan ikut bermasalah. Kenali apakah Anda termasuk karyawan yang workaholic melalui tanda seperti yang dilansir dari All Women Stalk berikut ini.

Datang duluan, pulang belakangan
Jika memang ada hal yang harus diselesaikan dengan segera, beberapa karyawan memang perlu datang pagi-pagi sekali dan pulang terlambat. Namun jika hal itu dijadikan kebiasaan, artinya Anda adalah karyawan yang workaholic.

Rindu pekerjaan
Bahkan ketika sedang liburan, Anda justru merindukan suasana pekerjaan dan hal-hal yang harus dikerjakan. Padahal liburan tak kalah penting dengan pekerjaan. Sebab liburan membuat tubuh dan pikiran beristirahat sejenak.

Pekerjaan nomor satu
Baru kemudian kesehatan dan keluarga berada di posisi nomor dua. Apakah Anda juga seperti itu? Jika iya, berarti Anda memang termasuk karyawan yang workaholic.

JustSayNo-300x300Tak bisa bilang tidak
Ketika diberi tugas (bahkan tanpa bonus) di luar jam kerja tetap, apakah Anda selalu menerimanya? Jika iya, satu tanda lagi yang membuktikan bahwa Anda merupakan karyawan yang workaholic.

 

no_vacationTidak kenal liburan
Sudah diberi jatah cuti, tetapi Anda tak tertarik untuk mengambilnya untuk berlibur. Itulah karyawan yang workaholic. Bagi mereka, pekerjaan tak bisa diganggu dengan hal sepele seperti liburan dan bersenang-senang.

 

Tak pernah puas
Seorang workaholic akan selalu merasa tidak pernah puas dengan pekerjaannya. Sehingga mereka terus-terusan bekerja keras dan mengabaikan kesehatannya sendiri demi mencari kesempurnaan dalam pekerjaan.

Mengelak
Tanda terakhir dari karyawan yang workaholic adalah pengelakan atau tak mau mengaku bahwa mereka benar-benar terlalu cinta pada pekerjaannya.

Jika Anda menyadari tanda-tanda karyawan yang workaholic ada pada diri Anda, kini saatnya untuk berhenti. Mencintai pekerjaan memang tidak buruk, tetapi berlebihan mencintainya malah menghancurkan Anda.

Sumber : merdeka.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s