Kutu Loncat, Bagus Untuk Karir atau Tidak?

Kutu Loncat

Careerbuilder.co.id – Apakah itu adalah merupakan strategi yang disengaja atau tidak, beberapa pekerja menemukan bahwa diri mereka yang telah berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan yang lain dengan cepat dalam waktu yang singkat atau juga sering disebut dengan pengharap sebuah pekerjaan. Mungkin pekerjaan itu tida seperti yang dibayangkan oleh setiap pekerja. Mungkin ada kesempatan yang lebih bai akan datang atau kadang-kadang keadaan akan bisa berubah. Sebuah survey CareerBuilder baru saja menemukan bahwa pada umur 35, 25 persen pekerja telah memiliki lima jenis pekerjaan atau lebih. Untuk pekerja dengan umur 55 dan lebih tua, 20 persen telah memiliki 10 pekerjaan atau lebih.

Meskipun terlihat tidak seperti biasa untuk seorang pekerja yang bekerja untuk perusahaan demi karir adalah merupakan seorang pekerja yang mengerti tentang pentingnya sebuah pekerjaan? Lebih dari setengah (55 persen) dari pengusaha mengatakan bahwa mereka telah menyewa pekerja dan hampir sepertiga (32 persen) dari semua pengusaha mengatakan bahwa mereka telah diharapkan untuk bisa bekerja.

Tetapi apakah ini sebuah langkah yang dapat membantu atau bisa juga menghancurkan karir Anda dalam jangka panjang? Jawabannya adalah… itu tergantung. Baca terus artikel di bawah ini mengetahui tentang pekerjaan yang diharapkan dan ketika hal tersebut bisa menjadi bendera merah.

Lulusan baru mungkin akan bisa masuk

Pengusaha mengharapkan akan sebuah harapan yang lebih tinggi tentang pekerjaan untuk para pekerja muda yang masih berusaha menemukan pijakan mereka untuk karir jangka panjang mereka. Ketika menghire seorang lulusan perguruan tinggi baru, hampir setengah (45 persen) dari pengusaha mengharapakan karyawan baru untuk bisa bertahan di perusahaan selama dua tahun atau kurang, sementara lebih dari satu dari empat (27 persen) mengharapkan lulusan perguruan tinggi baru untuk tinggal lima tahun atau lebih.

Namun, ini mungkin bukan sesuatu yang bisa disebutan dalam sebuah wawancara ketika manajer mempekerjakan dan bertanya berapa lama Anda berencana untuk bisa di eprusahaan atau apa rencana lima tahun Anda. Melihat dari pekerjaan awal dengan niat serta tujuan untuk mengumpulkan pengalaman sebanya mungkin sebelum melihat adanya kesempatan di tempat lain.

Sebuah Fase Yang Bisa Membuat Anda Tumbuh?

Sama seperti lulusan baru, pengusaha memahami bahwa pekerja muda cenderung untuk mencoba lebih banyak pekerjaan sebelum mereka menemukan satu yang cocok dan bisa menetap untuk jangka waktu yang lama. Meski pengusaha menjadi kurang perhatian terhadap kedewasaaan pencari kerja. Empat puluh satu persen pengusaha mengatakan bahwa harapan pekerja menjadi kurang dapat diterima ketika seorang pekerja mencapai umur 30 atau 35 tahun. Dua puluh delapan persen pencari pekerjaan kurang dapat diterima setelah umur 40 tahun.

Jika Anda menemukan diri Anda adalah seorang veteran pencari pekerjaan, pengusaha akan mengharapkan alasan yang baik sebelum mereka mempertimbangkan untuk bisa menghire Anda. Jika ini adalah awal dari sebuah harapan, siapkan argument yang menyakinkan tentang sebuah hal mengapa Anda siap untuk pekerjaan yang bisa menetap lebih lama. Dengan melihat serta menyadari akan pekerjaan harapan Anda, serta mampu melihat tentunya bagaimana membantu perusahaan, Anda jauh lebih mungkin untuk bisa memperlihatkan bahwa Anda akan bisa mempunyai pengalaman yang bervariasi untuk sebuah posisi yang bisa berkembang di dalamnya.

Bagaimana pekerja melihat pekerjaan impiannya.

Meskipun pekerjaan impian akan bisa menjadi langkah karir yang beresiko jika riwayat pekerjaan Anda terlihat sporadis, ada beberapa industri di mana hal tersebut bisa diharapkan. Teknologi Informasi, industri dengan kekurangan bakat pekerja dan juga sebuah teknis perekrutan yang sangat kompetitif, mempunyai persentase terbesar dari pengusaha yang mengharapkan pekerja untuk bekerja di bidang ini. Total ada lima industri seperti di bawah ini

Teknologi Informasi -42 persen

Leisure & Perhotelan -41 persen

Transportasi -37 persen

Ritel -36 persen

Manufaktur -32 persen

Bagaimana pengusaha melihat seorang pencari pekerja Impian.

Kapan pencari harapan akan pekerja impian bisa menjadi tanda bendera merah di resume? Itu tergantung dari pengusaha. Studi ini memperlihatkan bahwa sejumlah besar pengusaha (43 persen) tidak akan memeprtimbangkan calon yang mempunyai masa kerja pendek

dengan beberapa perusahaan. Sebalinya, 55 persen mengatakan bahwa mereka telah memperkerjakan seseorang yang mereka kategorikan sebagai pencari pekerja impian.

Perbedaan perspektif mungkin adalah kepada kandidat dan posisi. Lebih dari setengah (53 persen) dari pengusaha mengatakan bahwa pencari pekerja tipe ini mempunyai berbagai keahlian dan dapat berdaptasi dengan cepat (51 persen).

Wakil presiden sumber daya manusia di CareerBuilder, Rosemary Haefner mengatakan bahwa “ Pekerja lainnya mengejar peluang dengan berbagai perusahaan untuk mengekspos diri mereka untuk pengalaman yang lebih luas, membangu keahlian mereka atau mengambil langkah untuk bisa naik gaji atau jabatan.

“Sementara membangun banyak penglaaman adalah hal yang baik, pastikan bahaw Anda tinggal dengan sebuah perusahaan dalam jangka waktu cukup lama untuk membuat dampak dan bisa memberikan pengembalian investasi yang mereka lakukan terhadap Anda. Pengusaha bisa memahami bahwa pekerja yang sering melompat pada hari ini, namun sebagian besar pengusaha masih lebih mungkin untuk mempekerjakan kandidat yang mempunyai jangka waktu lama untuk bekerja dalam sebuah perusahaan.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s