Dampak & Pengaruh Internet Terhadap Dunia Kerja

Di jaman sekarang ini, akses internet telah menjadi salah satu kebutuhan yang cukup krusial. Hampir di seluruh penjuru dunia membutuhkan akses informasi dan berita secara cepat, termasuk di Indonesia. Banyak anggapan bahwa Indonesia merupakan salah satu market atau pasar yang sangat potensial, terutama untuk kebutuhan akses internet. Terlihat meningkatnya jumlah pengguna dan penetrasinya di Indonesia.

 

internet user

Tercatat  semenjak tahun 2006 sampai dengan 2009, jumlah pengguna internet terus meningkat, dari hanya sekitar 20 juta orang terus naik hingga 33 juta orang, dan diprediksi bahwa jumlahnya akan mencapai angka 100 juta pengguna pada tahun 2015 ini.

 

Data statistik di tahun 2014 menunjukan bahwa 15 persen dari jumlah populasi di Indonesia adalah pengguna internet. Sedangkan 25 persen lainnya tercatat sebagai pengguna media sosial, serta pengguna mobile internet yang mencapai 112 persen. Hal ini semakin diperkuat dengan adanya beberapa indikator yang menggambarkan bagaimana habit & behavior (perilaku dan kebiasaan) dari pengguna internet di Indonesia.

data snapshot 1

 
 

Memang pada kenyataan, kebutuhan internet di Indonesia telah merambah ke berbagai elemen dan aspek kehidupan, termasuk dunia kerja dan karir. Hal ini terlihat dari hasil berbagai survei dan riset yang menemukan fakta-fakta menarik seputar penetrasi internet dan dampaknya dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi dunia kerja dan karir;

  1. 1 dari 3 anggota keluarga & relasi kita adalah pengguna internet. Banyak hasil survei di kota-kota besar Indonesia (Urban) menyatakan bahwa penetrasi internet di kota tersebut sangat tinggi, terlihat dari tingginya angka penjualan smartphone, notebook dan netbook.
  1. 8 dari 10 menggunakan perangkat mobile / gadget untuk mencari pekerjaan melalui internet. Rata-rata orang menggunakan perangkat mobile atau gadget (smartphone/handphone, tab, laptop) untuk ter-connect dengan jaringan internet guna mencari pekerjaan –Yang mana kalangan ekonomi menengah ke bawah lebih menggunakan samrtphone atau handphone untuk mengakses internet, sedangkan kalangan ekonomi menengah ke atas menggunakan 2 gadget sekaligus, yaitu handphone dan laptop pribadi.
  1. Media konvensional bukan lagi menjadi referensi utama pengguna internet untuk mencari kerja. Saat ini internet telah menjadi referensi utama untuk mengakses berita dan informasi seputar dunia kerja dan karir. Media konvensional seperti koran, majalah, tabloid, dan lainnya justru menjadi referensi paling akhir (terbawah) bagi para pencari kerja saat ini –Tercatat hingga tahun 2013, sekitar 82 persen pencari kerja di Indonesia mencari pekerjaan melalui job portal (situs lowongan kerja).
  1. 9 dari 10 pengguna internet memilih mencari pekerjaan melalui sosial media. Situs media sosial seperti Facebook & Twitter merupakan situs yang paling diminati, terutama bagi pengguna internet di Indonesia. 90 persen dari pengguna internet di Indonesia memanfaatkan situs Facebook untuk mencari referensi pekerjaan dan 20 persen lainnya memilih menggunakan Twitter –Ini  merata di semua strata ekonomi serta sosial.
  1. Dalam satu minggu rata-rata orang menghabiskan 50-60 jam untuk mengakses internet. Dari banyak hasil riset, pengguna internet bisa menghabiskan waktu sampai dengan 60 jam setiap minggunya untuk tetap terhubung dengan internet untuk melakukan berbagai aktifitas online, mulai dari mengecek timeline di media sosial, email, sampai dengan jual-beli –Yang mana dari sebagian besar berhubungan dengan pekerjaan dan karir.

infografik-3

One thought on “Dampak & Pengaruh Internet Terhadap Dunia Kerja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s