Lakukan Hal Ini Sebelum Anda Resign

how-to-resign

Setiap mengawali sesuatu, pastinya selalu ada masa berakhirnya, begitupula dalam dunia kerja. Dalam setiap masa kerja, pastinya akan ada saatnya untuk berhenti dari pekerjaan tersebut. Hal itu bisa dikarenakan habisnya masa jabatan (pensiun), berdasarkan kesepakatan atau perjanjian kerja yang dibuat oleh kedua belah pihak, yaitu perusahaan dan karyawan), atau karena keinginan dari salah satu pihak –Misalnya dari karyawan itu sendiri yang ingin mengudurkan diri.

Pengunduran diri atau resignation sudah biasa dilakukan oleh setiap karyawan di setiap perusahaan. Ada berbagai alasan kenapa pegawai mengundurkan diri, mulai dikarenakan mendapatkan kesempatan karir yang lebih baik ditempat lain, alasan personal dengan rekan kerja, ingin bekerja mengikuti passion di bidang lain, situasional kantor yang kurang mendukung, hingga alasan kesehatan bisa menjadi penyebab pengunduran diri seseorang.

Dalam menanggapi hal ini perushaan sudah memperhitungkannya sebagai resiko yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi. Upaya perusahaan untuk mempertahankan karyawan berprestasi yang mereka miliki bisa melalui berbagai hal, menawarkan benefit tambahan, penawaran kenaikan gaji, hingga peningkatan posisi atau jabatan. Hal ini kadang menjadi momentum “Tarik ulur” bagi karyawan untuk mendapatkan penawaran yang lebih baik dari pihak manajemen perusahaan yang ingin ditinggalkannya tersebut.

Hal ini lumrah terjadi. Namun sebaiknya jika Anda memang memiliki alasan yang kuat bahwa pengunduran diri adalah pilihan terbaik bagi karir maka tetaplah teguh pada pendirian Anda. Jangan biarkan tawaran-tawaran “menggiurkan” dari perusahaan mengubah tekad bulat Anda, karena bisa jadi Anda telah melewatkan kesempatan karir yang lebih baik di perusahaan lain yang ingin merekrut Anda.

Sebelum Anda menyampaikan pengunduran diri secara resmi kepada atasan atau manajemen perusahaan, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut :

  1. Cari momentum yang pas untuk bicara dengan atasan atau supervisor Anda. Jangan bicarakan hal ini saat sedang melakukan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi, mengingat hal ini sangat bersifat personal dan cukup sensitif bila diutarakan langsung, maka carilah waktu dimana kedua belah pihak sedang sama-sama dalam mood yang rileks dan tenang.
  2. Bicarakan sebaik mungkin tentang pilihan Anda untuk resign kepada rekan satu tim. Jangan membuat mereka panic karena ditinggalkan oleh Anda. Selesaikan terlebih dahulu semua pekerjaan dan kewajiban Anda sehingga rekan satu tim Anda tidak merasa ditinggalkan begitu saja.
  3. Dalam periode terakhir jabatan Anda (biasanya diberikan masa tenggang 1 bulan setelah pemberian surat resign), tetaplah berlaku professional. Lakukan rutinitas kantor Anda seperti biasanya. Jangan menyia-nyiakan momen terkahir Anda dikantor dengan tidak melakukan aktifitas apapun. Tetap tunjukan performa terbaik hingga akhir masa jabatan Anda.
  4. Berikan kesan terbaik pada seluruh rekan kerja Anda. Sebelum Anda keluar akan lebih bijaksana bila Anda tidak membicarakan hal-hal negatif tentang perusahaan yang membuat Anda mengundurkan diri, apalagi sampai meng-hijack atau mengajak rekan kerja Anda ke tempat baru dimana Anda akan beekrja. Tetap dalam posisi netral Anda sebagai karyawan pada umumnya.
  5. Jangan menyisakan pekerjaan yang menumpuk ke rekan kerja pengganti Anda. Berikanlah masa jeda pengalihan pekerjaan kepada rekan Anda agar Anda tetap meninggalkan pekerjaan dengan rasa bertanggung jawab. Sehingga kesan baik dari diri Anda akan terlihat dari perusahaan yang Anda tinggalkan.

Resign atau pengunduran diri memang hak dari semua karyawan. Namun sebagai karyawan yang baik, kita harus melakukannya secara professional. Anda harus selalu mengingat awal mula mengapa Anda memulai bekerja di perusahaan tersebut sehingga Anda tidak menjadi kutu loncat, yang sering bergonta ganti pekerjaan dan keluar masuk perusahaan dengan sesuka hati. Dengan begitu, Anda juga telah memberikan jejak rekam atau track record yang bagus di dalam CV Anda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s